Thursday, May 31, 2012

About Family

Few days ago I received phone call from my dad. It is one in a million possibilities that my dad want to call me, so I thought it was important.
Oh he was in KL, did some heart check up with my uncle and friends, and would like to know which mall to visit.

After he hung up, I continued to call my mom. Because since my dad was in KL, this meant that my mom was staying and managing shop alone. I would like to know whether she needed help or not.

She initially picked up with lazy tone, but once she knew that me who was calling, I sensed a huge jolt of happiness. I nearly cried that time. I missed you too mom!
I really don't know what happen to me nowadays, recently I get so melancholic.

Yeah I know it can get very lonely staying in that home alone. At night, all you can do is "watching the wall".

Last time I was in Jakarta I didn't manage to meet my mom because she went to Belitung with her friends. So it has been quite some time since we met.

At that time our most senior employee told me to come home more often. He said that actually my parents are so happy if there is someone around. He didn't know about Sunday, but from Monday to Saturday, my brother was rarely seen in the shop.

There were times when I left home to go back to Singapore, I couldn't use the sentence: "Bye all, I am going back to Singapore (sometime I left when the shop still open, so I also had to say goodbye to the folks there)."
My mom usually protested: "You are GOING to Singapore. Back is here, home is here."

Yes indeed no matter where I am, my home is still there.

Then we continued speaking, and I told her due to some commitment I couldn't go home at least until mid of July (but actually I am planning to "steal" some opportunity to go back).

I know on June we are expecting a new member of our family. My second niece! I don't know why, but now I am quite happy with the fact that I am an uncle. Last time I was in Jakarta, my niece came running to me. Hahaha so cute! Usually she runs away FROM me.

I hope my family will get a bit "busy" so my absence will be left unnoticed. And I just hope that I can be a good uncle. I can't teach the correct way in life, but I hope I can share my experience.

At the very end, I think is OK to love your family, and miss them.

Monday, May 28, 2012

Something that I don't have

I have to admit I don't have a big heart and strong will. I am a kind of guy who is pessimistic, childish, and lack of personal drive.
Whenever people ask me: "What you want to be in the future?"
Usually I will reply: "Whatever, I hate my life anyway."

Which is quite true, on any opportunity that arise, I will complain about this and that. Basically everything bad had happened in my life.
"My life is so boring, I want to move to another world!" Some of my friends are so familiar with that sentence.

Recently I met a person who reminds me of my late grandmother, and he is still quite young. But my first impression is a big tree.
Huh why?
Honestly, I don't know. First impression is always hard to decipher. However I can sense the calmness, willingness to share, and strong "root" of understanding his own life.
Perhaps it is because of both of them are Buddhists?
My late grandmother was a devout Buddhist, and I can see the values that she brought to the family. Again it was like a tree, eventhough she was small, but it seemed like she was so big that everyone could take comfort with her.

Suddenly I feel so small, and yes indeed I am small.

My life is hard, but everybody else's life is also hard, and even harder.

I remember a person said to me: "Consider life is like a marathon, not a sprint. Don't focus on the finish line, and be happy everytime you reach certain mile. And remember to always breathe."

If I don't know what I want to be in the future, why can't I set a simpler goal? I want to be a kinder person for example?
And complaining will not bring me anywhere.

I think I want to learn how to be happy with my own life. Everything bad is a lesson for something good in the future. Perhaps a bit of Lady Gaga's Born This Way will be helpful =).
Sometimes it's amazed me. At this age, yet I still feel so many new things to learn.

Tuesday, May 22, 2012

If you can't do it in one shot....

Ketika dulu belajar berenang, gw termasuk kategori pecundang kelas berat. Ceritanya ada bagian dimana harus berenang lepas dari bantuan (swimming board). Kalau bisa di kolam cetek, kemudian pindah ke kolam dewasa. Buat anak kecil dengan tinggi < 1m, ini benar2 leap of faith. Secara begitu pindah ke kolam dewasa, walah benar2 pertaruhan hidup dan mati.

Ok-lah gw termasuk golongan yang "terlambat berkembang". Semua rekan2 seperjuangan sudah pindah ke kolam dewasa, cuma gw yang masih kecipak2 di kolam cetek.

Kemudian pelatih gw ngomong, kira2 begini (aslinya lupa lah...udah lama banget):
"Kalau kamu ga bisa dalam sekali latihan, terus latihan... dua, tiga, empat kali dan seterusnya. Kalau seminggu dua kali latihan ga cukup, datang saja sendiri dan latihan di kolam cetek. Dan yang penting, jangan sampai kamu berhenti latihan."

Akhirnya... yes gw bisa lepas dari papan! Masuk ke kolam dewasa, 1m, 2m, 3m, 15m, semuanya ga masalah, toh berenang ini. Dan gw menemukan gaya favorit: gaya dada!

Sebagai orang yang "lamban" dalam berolahraga, ada 1 hal yang membuat gw membenci team sport seperti basket, sepakbola, dll. I'm not good! That's the main reason. Dan setiap kali gw gagal ketika dioper bola, atau menendang, atau entahlah, rasanya selalu mendapat ungkapan kekecewaan dari rekan tim lainnya.
I don't work like that!

Walaupun menurut gw ini lebih ke masalah mentalitas. Ketika SMP dulu, pas disuruh main basket, voli, dll... umumnya anak2 yang jago memilih rekan2 yang jago juga. Yang underdog tinggal nge-gosip di pinggir lapangan.
Teman2 SMU beda... makanya gw lebih menikmati olahraga tim ketika SMU.

Walaupun juga... Gw buang jauh2 usaha untuk menjadi pencinta alam ketika SMU. Kali pertama dan sampai saat ini terakhir, ketika gw menyerah di tengah jalan. Lagi2 alasan yang sama. Setiap minggu gw selalu mendapat ungkapan kekecewaan... lari kurang kuat lah, push up ga bisa lah, dst.

Pada akhirnya gw tumbuh dengan olahraga individual. Berenang, sepeda, dan yang paling lousy: lari. Menyesal? Oh tentu tidak.

Gw mencoba olahraga baru: dragon boat dengan penuh ke-hati2-an. Ga cocok ya sudah, anggap aja fun.

Tapi sampai sekarang mereka belum menyerah dengan gw. Dan gw melihat efek samping yang positif. I am not giving up! Badan sakit2, hati takut... tapi entah kenapa bagi gw yang penting sekarang adalah ikut terus! Pasti kepayahan, dan pasti ga bisa sebagus yang senior... but what the hell... eventually it will improve.

Having a team is not that bad! And they're pulling me in. Dengan tiba2 semua beban gym gw naek! I think..gosh.. what a motivation.

Pada akhirnya gw pikir.. gw tahu apa yang gw mau. Dulu gw bermimpi bisa berenang jarak jauh. Sekarang pulang kerja, casual swimming, gw bisa hit 2 km. Plus bisa ganti gaya antara gaya bebas dan gaya dada seenak jidat.
Gw bisa sepeda.... dan gw mulai meningkatkan kecepatan lari.
Bagi orang yang besar dengan predikat "tidak bisa berolahraga", ini adalah prestasi yang jauh lebih berharga dari prestasi yang lain2.

Orang bilang "You're already old!". Tapi gw bilang... gw yang muda dulu ga bisa begini. Berenang jauh sedikit muntah, sepeda muntah, lari muntah... apa2 muntah.

I'm not good... I never be good... but at least I should not stop trying. At the end, it is my life and I entitle to do whatever I want.

Sunday, May 20, 2012

Idola Dua Generasi


Pas pulang kemaren, dan gw nyetir mobil... si Bokap nyetel lagu (almarhum) Fong Fei Fei. Buset dah rasanya ada kali dua CD semuanya lagu dia.

Gw ngga nyadar kalau itu Fong Fei Fei sampai track lagu legendaris:掌声响起.Baru ngeh…”Oh ini pasti Fong Fei Fei.”

Si Bokap kaget gw tahu penyanyi ini.

Dan gw baru tau beliau sudah almarhum juga dari Bokap (buset update bener bokap2 jaman sekarang). Kanker paru2, dan meninggal dunia tahun ini. Atas permintaan beliau, berita dukanya ditunda hingga setelah imlek (karena tidak ingin menganggu suasana imlek). Sob story.

Jujur gw merasa agak kehilangan… Belum sekalipun gw sempet nonton konsernya.

Koq gw tau penyanyi ini? Entah karena umur yang semakin tua, atau karena selera gw yang Oom2… tapi gw memang terkadang suka penyanyi era jadul.

Dan rasanya agak aneh, dua generasi bisa suka penyanyi yang sama. My defense is: try to listen to her song… and you will raise hat to the “Queen of Hats”. 
 
 


Thursday, May 17, 2012

You can't have everything in the world

Sepertinya gw harus say bye2 untuk dua aktivitas: minum2 dan merokok. Secara kalau gw minum2 dan merokok lalu kemudian harus latihan ojek perahu Sabtu dan Minggu, rasa2-nya bakal meninggal dunia dengan sukses.

The demand is very high, sampe2 gw ketakutan seperti masa2 ospek dulu. Alamak udah umur segini masih ngomongin ospek.

Dengan jumlah latihan di atas perahu < 5x, Sabtu disuruh dayung entah brp km (bridge to bridge), lalu Minggu 5 x 1 km. Alamak benar2 brokeback mountain. Mana gw baru sembuh dari radang tenggorokan (akibat merokok weekend sebelumnya)... sampe pingin muntah2 di atas perahu.

Ya terus ditambah bonus lari, push up, sit up, dan lain2 ga jelas. Pulang tangan sudah seperti cendol, punggung sakit, pantat lecet, lalu pingsan dengan sukses.

Sabtu ini gw ada ajakan dugem, lalu another of my friend asked me: "What do you really want...You have to make a decision."

Kalau mau ojek perahu berarti pulang tepar, baik2 makan minum, latihan dan istirahat. Ga bisa dugem2 weekend malem. Kalaupun mau dugem, ga bisa mabok2 sampe wasted. Paling juga cuman 1-2 gelas.

And definetly no smoking.....

Alternatif lain adalah kopi2 Sabtu malem, alamak gw jadi masuk kalangan aristrokat.

Tapi gw pikir2 rasanya gw bakal stik dengan tim ini dulu. Bukannya apa, ada efek positif juga. They're really good guys and gals. 1 bulan bareng tim ojek perahu belakangan ini, metabolism rate gw naek through the roof.

Keringetan kaya orang gila, basah seperti teripang. Gw benar2 ga menyangka bisa seperti ini tanpa bantuan supplemen dan lain2. Hebat.... Pernah gw jalan sedikit untuk ketemu klien, dan mereka melihat gw seperti "What...?!?" Baju basah sampe nyeplak-plak,...

Which is good... karena berat badan juga ikutan turun.... yay! Tinggal menjaga massa otot dengan minum2 protein (yang ini mah gampang tralala..) secara gw bukan meat eater yang baik.

And I really found new muscles! Ok lah silahkan bilang norak, tapi selama ini gw ga tau kalau back muscles itu bisa di-aktivasi.

2 months... dan sudah ada perubahan. Tinggal endure 1 bulan lagi.....

Rasanya i'm going to trash drinking and smoking for a while..perhaps change it to once upon a blue moon only. Sudah tua....

Sunday, May 06, 2012

The Team that makes you want to shout...

INDONESIA!!

It was amazing... SUPER DUPER amazing actually!

Baru pulang dari DBS Marina Regatta International Dragon Boat Competition. Dan ada satu team yang benar2 memukau penonton dan itu adalah .. percaya atau tidak: Indonesia.

Awalnya gw ga percaya dan skeptis. Ah masa sih... lagian dragon boat bukan olahraga favorit di Indonesia. Ga pernah ada cerita penonton yang berjubel2, bakar2-an mobil dan siaran langsung untuk dragon boat. Ini juga bukan olahraga native di Indonesia secara berasal dari Cina dan lebih populer di kalangan mata sipit.

Dan ini dicuri dengan begitu indahnya oleh tim Indonesia. Pertama kali melihat saja mata gw langsung: "HAH"!

Berikut kata2 komentator yang gw inget:

"Picture perfect"

"Mirror-like coordination"

"Watch out for the team with white caps, that's the team you want to watch for"

"Look at Indonesia's drummer... it almost like she's dancing..."


Dan "AMAZING" adalah keyword gw ketika nonton selama weekend dua hari ini.

Semua nomor (yang gw tau...) dimana tim Indonesia ikut, habis disapu bersih sebagai juara pertama.

Dan dengan teknik yang luar biasa. Tim Indonesia selalu start dengan kecepatan "normal", dan umumnya tim Singapura memimpin,.... tapi... di 100m terakhir tim Indonesia charging ahead, dan di sinilah seeing is believing.

Amazing strokes rate, discipline and coordination! It was really..really beautiful and inspirational!

Dan karena taktik "charge di meter-meter terakhir" inilah yang bikin penonton sport jantung. Terkadang ada nomor kompetisi yang cuma beda dikit...dengan tim lainnya. But the winning team was Indonesia. Bahkan ketika mereka dapet "lane sial" sekalipun. FYI kita berhipotesa lane 5-6 adalah lane sial, karena jarang banget team menang di lane tsb. Bukannya apa.. tapi olahraga perahu begini terkadang ditentukan dengan arus dan kondisi dasar sungai. Kalau dasar sungai dalam, air menjadi lebih "berat" untuk dikayuh.


Gw nguping orang Singapura yang ngomong: "Actually with good governance, Indonesia can surpass Singapore, they have resources, they have land, and they have people."

Dan ada ibu2 bule duduk di sebelah kita, dia supporter tim British Dragon, yup she's a British.

"Are you into this sport?"

Me: "No-no, I'm just starting...."

....after watching Indonesia team

"So will it be you next year?"

Me: "Hahahaha...no way.. still a long long way..."

"You can do it if you train 6 days a week 8 hours a day."

.....

dan cerita berlanjut. Dia ternyata banyak tahu tentang olahraga ini (dan mantan rower juga).

Tim Indonesia sepertinya berokupansi dragon boat rower. They train like normal office working hour. Ini something Singapore team definitely can't do. Beberapa tahun lalu tim Indonesia pernah mau ikutan world championship di US, tapi visa di-reject karena terlalu banyak nama berbau..ehmm...taulah sendiri. Dan akhirnya mereka join di Korea. Dan kemudian dia bilang:

"British Dragon won 1 gold..YES! Indonesia, however, won 10 golds. How boring was that..!"

Di nomor grand finale....Indonesia unggul dengan jarak > 1 perahu dengan tim runner up: Singapura plus bendera merah putih kecil yang dipasang di belakang perahu (entah siapa yang iseng pasang beginian). Dan terlihat banyak orang yang bertepuk tangan juga. Indeed it was a great job well done!

Dan jumlah duit yang dibawa pulang juga tidak sedikit. Menang 1 nomor kira2 SGD 10000-25000. Dan Indonesia menang..hemm... cowo, cewe, mix, 250m, 500m, 22 crews, 12 crews (ini di-permutasi loh..). Total2 wow!

Setelah selesai, ada seberkas rasa bangga yang tidak bisa hilang. Ternyata oh ternyata Indonesia hebat juga. Entah sudah berapa lama gw tidak merasa bangga dengan negara gw.

Dan pertanyaan ibu bule itu masih menggantung di hati: "So will it be you next year?"
Mungkin gw ga bakal bisa menang kompetisi apapun, dan mungkin umur sudah terlalu tua buat mulai latihan. Tapi di lain pihak gw masih punya dua tangan dan kesempatan. I am not that good but on the other hand I am not that lousy.
I can't help to whisper to myself: "You have to give it a try". Sometimes in sport, it's not all about winning. And perhaps it's not about sport at all.. it's about my life.


What an amazing weekend...

Wednesday, May 02, 2012

Beach Walk @ Bintan

Kemaren weekend pergi ke Bintan. Secara baru pertama kali ke Bintan, so ya tengok2 lah dan mode turis. Pantainya bagus, tapi ombaknya tidak seganas di Bengkulu.Tapi yah sudah tua..tidak se-energik dulu.

Bangun pagi, eh sedang pasang surut, so gw beach walk lah, melihat2 pemandangan yang ada. Dan lagi menuruti pepatah yang ada bahwa pergi ke alam itu hanya mengambil foto dan meninggalkan kenangan. Yang lain tidak boleh.

Seberapa surut? Entah apa tiap hari, tapi ini kalau di Bengkulu dulu termasuk kategori surut besar.


Jadi gw bawa kamera + handphone ... alamak resiko kecemplung, plus resiko pasang surut berbalik masuk. Tapi ya biarlah... no risk no gain.

Yang pertama teramati adalah kepiting.

Yang ini setelah molting sepertinya:

Dan yang ini entah kenapa capitnya putus satu:


 Terus melihat ikan. Kelas cupu-cupu tentunya dan bukan sekelas hiu.


 
Cacing


Rumput laut agar2 (mirip lah)


Dan sebenarnya masih ada sea slug dan udang yang tidak bisa tertangkap kamera.

Overall beach walk itu hemm.. entahlah mengingatkan pada masa muda dulu. Harus sabar, tenang, dan fokus pada perubahan sekecil apapun di sekitar. Para binatang itu paling pintar sembunyi.